Assalamualaikum, blog ini adalah tempatnya yang punya blog ngomong ga karuan dan ngoceh ga penting tentang kesehariannya, keluarganya, dan lingkungannya yang mungkin ga penting buat diketahui oleh para pembaca tapi dirasa cukup penting untuk dibagikan kepada para pembaca sekalian oleh saya si Didik Cumi alias Rinaldi Tri Martono si orang yang punya blog ini.... yah, namanya juga iseng mas, masa cuma orang penting aja yang punya blog. Saya juga pengen punya... oke lah, selamat membaca dan jangan lupa kasih komen ato ngoceh di tempat ngoceh ya, awas lho kalo nggak. Wassalamualaikum...
Aplikasi N-Gage (1) Cerita (20) Confess (1) Dongeng (1) Fitness (2) Game N-Gage (1) Hari-hari (19) HIS7 (1) Horror (5) KASKUS Leaks (5) Kuliah (10) N-Gage (2) Sok Tau (21)
Tampilkan postingan dengan label Sok Tau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sok Tau. Tampilkan semua postingan

19 Juni 2014

Tentang Kuchisake Onna

Kali ini saya mau menceritakan salah satu legenda dari Jepang: Kuchisake Onna, atau dalam bahasa palembangnya: The Slit Mouth Woman. Legenda Urban ini sangat terkenal di Jepang, sampai sekarang


Dalam perkembangannya cerita hantu Jepang Kuchisake Onna seringkali berubah menjadi berbagai versi. Cerita tentang Kuchisake Onna juga dalam beberapa dekade terakhir telah menjadi inspirasi banyak sutradara untuk dijadikan kisah dalam anime dan manga dan juga film dengan berbagai judul.

Kuchisake Onna adalah seorang wanita yang tinggal di zaman Heihan,di Jepang. Menurut cerita, dia adalah wanita yang sangat cantik, tapi sayangnya dia mempunyai sifat sombong dan suka selingkuh, padahal dia sudah mempunyai suami yang seorang samurai. Pada suatu ketika, perselingkuhannya ketahuan oleh sang suami, yang tentu saja marah. Dalam kemarahannya sang suami merobek mulut Kuchisake Onna dari sehingga mulutnya terbuka dari telinga satu ke telinga lain. "Sekarang siapa yang akan bilang kau cantik???" Teriak sang suami menjelang kematian istrinya. Ternyata arwah istrinya gentayangan dan akan bertanya ke setiap lelaki yang ditemuinya... "Apakah saya cantik?"

Kisah hantu Jepang Kuchisake Onna dalam perkembangannya mengalami perubahan. Pada legenda urban lainnya disebutkan bahwa Kuchisake-onna adalah seorang wanita korban operasi wajah yang gagal. Menurut versi ini dokter yang mengoperasi wajahnya memakai pomade (jenis minyak rambut) dengan bau yang menyengat. Karena bau pomade ini ia tidak bisa tenang ketika dioperasi, sehingga si dokter secara tidak sengaja memotong mulutnya hingga robek. Wanita itu menjadi histeris dan marah lalu membunuh dokter itu. Belakangan ia dibunuh oleh para penduduk kota dan menjadi hantu penasaran.

Cerita lainnya menyebutkan bahwa si wanita ini adalah korban perkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosa. "salah sendiri kau cantik... Nah, kalau begini dijamin tak akan ada yang bernafsu padamu!!" kata si perampok sambil merobek mulutnya! si wanita mati dan menjadi arwah penasaran. Bergentayangan di malam hari sambil memakai masker dokter, dan bertanya pada lelaki yang ditemuinya, "APAKAH AKU CANTIK?"

Bila menjawab "ya", ia akan membuka maskernya dan bertanya lagi, "Bahkan bila seperti ini?" Pada saat itu, bila si korban menjawab tidak, maka ia akan dibunuh dengan gunting, golok, sabit, atau senjata tajam lainnya. Bila si korban tetap menjawab ya, Kuchisake-onna akan gembira dan membebaskannya, namun ada juga yang mengatakan bahwa walaupun korban melakukan itu, Kuchisake-onna akan mengikuti korbannya sampai ke rumah dan membunuh korbannya di depan pintu rumah si korban. Bila korbannya wanita, Kuchisake-onna akan merobek mulut korbannya hingga serupa dengannya. Bila korbannya anak-anak, ia akan memakannya.

Beware.... She is behind you... NOW...


"Apakah aku cantik...?"

Dirangkum dari berbagai sumber

22 Maret 2012

Tentang Huawei Ideos S7 105

Punya maenan baru nih... :)

udah lama sih... sama istri sih bilangnya biar kalo di jalan ada waktu luang bisa ngelanjutin skripsi ;p tapi kesini-kesininya kayanya malah jadi penghambat selesainya skripsi. hihihihi.... mulai dari situ jadi seneng ngoprek-ngoprek deh. punya tablet android emang gak sah kayanya kalo belum diotak atik. dari ganti ROM (OS kalo di PC), install aplikasi-aplikasi aneh, install game-game keren, sampe beli aksesoris-aksesoris langka... :D

untuk postingan kali ini, gue mau ngumpulin aja tools-tools buat ideos s7 gue biar kalo diperluin bisa dicari lagi... oiya, link-link ini kebanyakan dari [Lounge] Huawei Ideos S7, Ignite the Fun!

Kategori ROM:




untuk ROM official, cara paling gampang upgrade/downgradenya yaitu:
- download ROM yang akan di-apply (yaeyalaaaahhh)
- extract isinya, buat folder dload yang berisi: UPDATE.APP, upg.log, dan unlmt.cfg.
- copy folder dload tersebut ke root external micro SD.
- masukkan micro SD ke ideos dalam keadaan ideos mati.
- hidupkan seperti biasa (tekan power)
- proses upgrade/downgrade berjalan, tunggu hingga selesai
- jika proses berhasil, setelah bar penuh, akan disertai tulisan OK.
- cabut batre, dan pasang lagi. Hidupkan lagi (tekan tombol power).
- proses upgrade/downgrade akan berjalan sekali lagi.
- setelah selesai, kembali cabut batre dan microSD
- hidupkan seperti biasa TANPA MICRO SD. jika microSD masih ada, proses upgrade/downgrade akan berjalan lagi
- tunggu hingga masuk ke homescreen, lalu reebot device (shutdown dan hidupkan sekali lagi)
- selesai

- Post Asli kaskus
- G sensor fix (update patch) -link menyusul

trzmod-0.3A ini buat his7 versi non internal sd card, semua aplikasi/data di pindah ke external sd card. tapi bisa juga di pakai buat yang dual sd card.
trzmod-0.3B dengan mempartisi external sd card, storage buat install aplikasi jadi ada di external sd card partisi 2 (akan berfungsi sebagai internal storage). bisa install aplikasi sepuasnya di internal storage tanpa takut kekurangan space. internal sd card tidak perlu di partisi, jadi bisa pakai 8GB full buat nyimpan data games.

note : setelah pakai Versi A atau B, SD card tidak bisa hot swap. kalau mau ganti sd card harus di matikan dulu.

6. Frozen Cream Sandwich System Mod (with colored system menu!)
- Post Asli (no colored system menu) dan bagaimana applied ke ideos

7. Simlified Edition of Zmey Mod from Belarus!
- Post Asli cepet tapi sebagai akibatnya agak boros batre. Download!

Ada beberapa ROM modified lain yang gak gue test, jadi gak gue masukkan disini...

Kategori User Manual:


Kategori Tutorial:

1. Tutorial Partisi Internal SD Card:

1. Hubungkan kabel USB Ideos S7 dengan PC.
2. Buka notification icon di ideos S7, pilih "Turn on USB storage". Tunggu sampai icon android menjadi berwarna oranye.
3. Copy file-file yang ada di internal sd card ke PC untuk backup.
4. Run EASEUS atau Partition Wizard, pilih yang intenal SD card, sizenya sekitar 7.54GB. Hati-hati jangan salah pilih disk.
5. Klik kanan, lalu pilih "Delete"
6. Akan muncul dialog konfirmasi, klik "OK"
7. InternalSD card akan menjadi "unallocated"
8. Klik kanan lagi, lalu pilih "Create"
9. Pilih create as "primary" format "FAT32" lalu geser slider untuk merubah spacenya. Sisakan space di bagian belakang untuk partisi 2, max 2GB. lalu klik OK
10. Pilih sisa space yang unallocated, klik kanan lalu pilih create.
11. Akan keluar dialog konfirmasi, klik "YES".
12. Pilih create as "primary", format "ext2" . 
13. Setelah selesai semua setting, lalu pilih "Apply"
14. Akan keluar dialog konfirmasi, pilih "YES' lalu tunggu sampai proses selesai.
15. Setelah selesai, copy file-file dari SD card yang di back up tadi. kembalikan ke internal SD card.


Kategori Tips - Trik:

1. GPS Lock (original post)
2. Kalibrasi Batre - berguna buat yang batrenya suka error. baru dicas full eh kok berkurangnya cepet banget, ada miskalkulasi batre dari battery usage log (original post)
3. Automount lebih dari 1 flashdisk - misal pake USB hub (original post)
4. Mengubah Boot-Animation - copy file bootanimation.zip ke /data/local/ untuk mengcopy file bisa pakai root explorer dari tablet atau pakai adb dari computer. reboot and enjoy new boot animation  - Kumpulan Boot-Animation Dropbox Imonix


Kategori Program Komputer:
1. Windows s7 Tools (kegunaan liat di original post tips - trik)
2. Driver 105. sebenarnya di tools diatas sudah disertakan drivernya. Juga di tiap ROM Mod nya trizet.
3. Super One Click 2.1.1 : Buat nge-root. ada sih versi barunya, tapi yang buat S7-105 pake ini udh cukup.
4. S7 Upgrade Tools: Sesuai namanya, file ini buat nge-upgrade S7 dunk....
5. Minitools Partition Magic 5.2 (Home Edition): Buat partisi SD Card/memory internal
6. EASUS Partition Magic (Home Edition): Sama, buat partisi juga.

Sementara ini dulu... kalau ada perubahan, post akan diedit...

20 Agustus 2011

Tentang Double Protection Folder

Halah.... Trik jadul yang gw tmbahin sendiri biar jadi double protection. Gak usah panjang lebar, karena kata om sudjiwotedjo kalo panjang-panjang, kasian ceweknya, kalo lebar-lebar kasian cowoknya. Ok, ini dia triknya:
1. create notepad di dalam folder tertentu.
2. Masukkan (copy-paste) script ini ke dalam notepad tersebut:

cls
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Locked
Viruses.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure u want to Lock the viruses(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid Input.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Locked
Viruses.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Locked
Viruses.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Viruses are deactivated
pause
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock viruses
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==yourpassword1 goto FAIL
echo It was the old Password, Please Enter the new password...
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==yourpassword2 goto FAIL
echo oh, come on, I mean The NEWEST password....
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==yourpassword3 goto FAIL
echo ok, if you insist, FYI, you have been activated the
viruses in this hard disk.
attrib -h -s "Locked
Viruses.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Locked Viruses.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
Locker
echo Viruses Start Spreading... Nice Job! Ha Ha Ha...
pause
goto End
:FAIL
echo Invalid password, Bye!
pause
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
pause
goto End
:End

3. Ganti yourpassword1, 2, dan 3 dengan password pilihan anda, boleh sama, boleh juga beda.
4. Save as *.bat (ubah filetype menjadi all files) namanya terserah, kalo saya namainnya Locker.bat
5. Tahap awal selesai.
Klik 2x nanti akan tercipta folder baru bernama "Locker" di folder yang sama dengan Locker.bat. Coba dulu, klik 2x lagi Locker.bat, klik Y. apakah folder "Locker" sudah menjadi icon control panel? kalau iya berarti sukses. Lalu klik 2x lagi Locker.bat. Masukkan password1, 2, dan 3. Apakah folder sudah tidak terkunci lagi? kalau iya, berarti anda berhasil. silahkan masukkan file-file yang ingin disembunyikan ke dalam folder Locker, lalu kunci lagi dengan meng-klik Locker.bat 2x.

Sampai saat ini anda sudah berhasil mengunci folder "Locker" dengan kunci Locker.bat. Lalu, apa lagi? cara ini masih mempunyai kelemahan besar.... kalo file Locker.bat diklik kanan dan 'edit' maka semua password kita akan ketahuan. halaaaaaah.... jadi, untuk meminimalkan potensi tersebut, maka gw menambahkan 1 proteksi lagi.

6. Install winrar
7. Klik kanan pada Locker.bat, lalu pilih 'add to archive...'
8. Di mode pilihan, centang 'create sfx archive'
9. Lalu pilih tab advanced, lalu klik Set password...
10. Masukkan password sesuai selera anda di kedua row (harus sama)
11. Klik OK, lalu klik SFX options...
12. Pilih "create in curent folder"
13 Klik OK, dan OK lagi
14. Selesai....

Ada baiknya anda mem-back up dulu Locker.bat di folder lain yang aman. lalu setelah meng-copy ke folder lain, delete Locker.bat original yang ada di folder semula. Atau bisa juga dengan cut-paste. Selesai.... Folder anda sudah dikunci dengan double protection.

Dari berbagai sumber.

19 Agustus 2011

Tentang Kualitas Film Bajakan

What??? Film bajakan???? Puasa-puasa gini malah ngomongin film bajakan... (^-^) hehehe... ok ok, kalo gitu ini gw khususkan bagi sodare-sodare nyang di daerahnye susah nonton di bioskop, atawa ngedapetin keping VCD/DVD ori nye... sepakat???? baguuusss.... tapi kalo nyang laen juga mau baca ya gapapa juga sih.... komputer komputer situ, serah situ deh.... :)

ok deh, kita mulai yak.... ni sebenernya gw cuma mau posting tentang kualitas film-film bajakan yang banyak diupload di internet maupun dijual di toko-toko VCD/DVD bajakan terdekat. Bukan berarti gw nyaranin situ buat download atawa ngebeli tu VCD/DVD bajakan, tapi lebih kepada ilmu, atawa pengetahuan tentang istilah-istilah yang digunain disitu. Jadi ini dikhususkan lagi buat yang pada belum tau. Jangan ampe ketipu kalo mo download ato mo beli. OK?

Kita mulai dari yang kualitasnya paling ancur ya.....

1. CAM
Kaya gw bilang tadi, ini kualitas yang terburuk. sumbernya berasal dari kamera perekam yang dibawa masuk ke bioskop (emang boleh ya?). Kualitasnya? mmm.... jangan ditanya deh.... jadi gw gak perlu jawab (yeah!). Yah sebenernya kualitasnya tergantung selihai apa orang yang merekam, dan juga kualitas kamera perekamnya. Tapi, umumnya kualitas gambarnya buram, suaranya pun gak kalah buram. Sukur-sukur kalo yang ngerekam dapet kursi cukup dekat dengan sumber audio nya. Kalo jauh, udah, parah beudh dah.... belum lagi ada suara penonton di dekat si perekam yang ikut kerekam. hahaha.... apalagi kalo kameranya goyang-goyang, ato tiba-tiba gelap (mungkin ditutup karena takut ketauan petugas yang tiba-tiba masuk XD), dan yang paling bikin empet adalah kalo tiba-tiba ada bayangan orang lewat ato kepala orang yang ikut kerekam. -_____-"
video = xxxxo ; audio = xxxxo

2. TS (Telesync)
Kualitas TS sebenernya gak jauh beda ama CAM, karena sumber videonya masih dari kamera, namun dengan proses editing, sehingga bagian-bagian "yang tidak diinginkan" bisa sedikit diminimalisir. Namun biasanya tetep aja ada bagian yang nunjukin itu hasil CAM yang diedit. kualitas audionya udah cukup oke, karena di TS ini, si perekam mungkin menggunakan line audio khusus yang biasanya diperuntukkan bagi orang-orang yang kurang pendengarannya di bioskop.
video = xxxoo ; audio = xxooo

3. TC (Telecine)
Adalah proses perekaman video menggunakan alat untuk menyalin film dari projector ke format digital atau biasa disebut alat Telecine. Untuk kualitas audio dan videonya lumayan baik. Karena dicopy dari sumber aslinya. Biasanya film ini masih memiliki time counter di atas dan bawah layarnya.
video = xxooo ; audio = xxooo

4. WP (Workprint)
Ini kualitas film yang merupakan prototype atau belum jadi. biasanya di film berjenis ini belum dimasukin efek-efek komputer atau juga belum sempurna, masih ada index marker, atau mungkin juga masih ada watermark. Biasanya versi ini keluar jika film tersebut adalah film yang udah diharepin banget alias calon box office jadinya orang niat aja gitu nyebarin or mendistribusikan versi setengah matang biar orang ngga mati penasaran.
video = xxxoo ; audio = xxooo

5. SCR (Screener)
Kalo kualitas ini sebenernya udah oke, karena ini merupakan video pre-release sebuah film buat promosi yang biasanya tersedia di rental-rental VCD/DVD. Kuaitas ini biasanya direkam dari kaset VHS. Ciri utamanya adalah ditengah-tengah film suka ada teks berjalan (ticker) yang berisi kata-kata yang bersifat promosi atau informasi tentang film tersebut. Terkadang cuma tampil beberapa detik tapi ada juga yang tampil sepanjang film. Cukup menggangu bagi para penikmat film apalagi kalo tulisan yang keluar segede ultraman taro (_ _")
video: xxxoo ; audio = xxooo

6. DVD-SCR (DVD Screener)
Sama halnya sama SCR cuma ini biasanya dalam format DVD. Kalo Ripper-nya jago biasanya tulisannya dapat dihilangkan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD (yang biasanya banyak dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD. DVDScr memiliki kualitas yg cukup bagus. Baik segi video maupun audio.
video = xxooo ; audio = xxooo

7. VHSRip
Untuk kualitas ini, bisa ditebak kalo ini hasil Rip dari kaset VHS yang udah rilis secara resmi. Udah mulai jarang sekarang, karena media kaset VHS udah mulai ditinggalkan. Tapi secara umum, kualitasnya cukup bagus.
video = xxooo ; audio = xxooo

8. PPV & VOD (Pay Per View & Video on Demand)
Film dengan kualitas ini direkam dengan menggunakan peralatan rekaman digital yang sumbernya diambil dari saluran khusus dimana untuk menontonnya harus berbayar. Biasanya siaran berbayar ini ada di Hotel2 berbintang, klub film, organisasi2 khusus (seminar / workshop), TV kabel, etc... Kualitas? Bagus.
video = xoooo ; audio = xoooo

9. DivX / Xvid
Merupakan film yang disalin dari DVD / VCD aslinya, damun di encode ulang, untuk menghasilkan ukuran yang lebih kecil. Tipe ini sering dijumpai pada dunia underground dan fansub. Contoh film-film anime biasanya tergolong ke dalam jenis ini. Untuk kualitas suara dan gambarnya udah cukup bagus. Gw sendiri menjadi penikmat film-film di genre ini... :)
video = xoooo ; audio = xoooo

10. R5
R5 maksudnya DVD yang dirilis khusus untuk region 5 (area bekas Uni Soviet, India, Africa, North Korea & Mongolia). Perbedaan mendasar R5 dengan versi biasa adalah bahwa versi ini diproduksi dengan transfer langsung telecine / TC tanpa adanya proses pengolahan gambar / rendering / encoding.

Untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut. Sourcenya sendiri berasal dari DVD yang telah release terlebih dahulu di Rusia.
video = ooooo ; audio = xxooo

11. DVDRip
Ini merupakan hasil copyan dari DVD yg sudah dirilis secara resmi. Sumber film di copy dari DVD release resminya. Kualitas ini menyamai DVD aslinya dimana biasanya informasi region dan proteksi copy sudah dilumpuhkan oleh si Ripper sehingga DVDRip ini mudah untuk di distribusikan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD & DVD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD. Kualitasnya sangat baik, karena langsung dicopy dari sumber aslinya. Jadi DVDrip bakal ada kalau DVD resminya sudah di rilis.
video = ooooo ; audio = ooooo

12. TVRip
Ini merupakan film yang direkam dari TV menggunakan peralatan recording seperti recorder VHS, Betacam atau DVR. Jadi sumber capturenya dari koneksi coaxial/composite/s-video port. Itu loh kabel merah, kuning, putih yang ada dibelakang TV/VCD/DVD Player. Kalo yang s-video bentuknya kabel tunggal berwarna hitam dimana port-nya banyak pin-nya.

Jenis film-nya sangat variatif. Kulitas bergantung pada stasiun televisi yang menyiarkan, apakah film tersebut disiarkan dalam format high definition atau tidak. Kalau film tersebut disiarkan dengan format high definition, maka kualitasnya akan sangat baik.
video = xoooo ; audio = ooooo

13. HRHD / HD.TVRip
High Resolution High Definition merupakan film yang direkam dari siaran TV High Defenition. Namun ada beberapa kesalahan persepsi tentang terminologi ini. Beberapa menyebutnya Half-Resolution High-Definition. Hal ini karena resolusi HRHD hanya 3/4 tinggi resolusi aslinya dan lebarnya di downsampling ke resolusi 720p. Sehingga secara luas resolusi, gambar HRHD hanya 56.25% dari siaran HD yang biasanya. HR.HDTV biasanya diencoding menjadi resolusi 640x352 (360p) dan 960x528 (540p).
video = ooooo ; audio = ooooo

14. mHD
Mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280×5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.

15. BRRip
Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920×1080 atau 1280×720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak nanti jadi patah-patah. Sama seperti DVDRip, tapi ini merupakan hasil copyan dari Blu-Ray Disc yg sudah dirilis secara resmi. Kualitas copyan dari BlueRay Disk sangat tinggi, sehingga gambarnya pun sangat detail dan jelas. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.
video = OOOOO ; audio = OOOOO

16. Unrated / Extended Version
Unrated version = the version you couldn’t see at theatre.
Maksudnya, adegan atau scene yang ga boleh ditayangin dibioskop bisa kamu liat di dvd, seperti adegan nudity, strong sexual, strong violence, dll. Untuk porno/tidaknya relatif sih. Untuk film2 seperti American Pie ya emang isinya jadi hampir semua porno-pornoan. Tapi untuk film seperti The Hills Have Eyes isinya jadi lebih sadis dari versi bioskop/rated.



Secara Garis Besar Urutan KUALITAS Film Berdasarkan Releasenya adalah sebagai berikut. Meskipun Tidak Mutlak Sprti Ini :

CAM --> TS --> TC --> DVDScr --> R5 --> DVDRip --> mHD --> BRRip



Dikutip dari berbagai sumber.

26 Juni 2011

Tentang Hidup

Masih terngiang-ngiang khotbah sholat jum'at kemarin tentang HIDUP. Khotibnya mencoba mengartikan perkataan Rasulullah Muhammad Shallallohu 'alaihi Wasallam: "hidup ini hanyalah selintas saja, seperti seorang yang berjalan kemudian berteduh di bawah pohon rindang kemudian berjalan lagi” dengan penjelasan yang lebih logis dan dapat dimengerti semua orang.


Diriwayatkan di dalam Fathul Bari bisyarh Shahih Al Bukhari, ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam sedang bersandar, ditanyakan kepada beliau tentang kehidupan :
“wahai Rasulullah, mengapa engkau begitu santai?”,
maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam berkata :
“hidup ini hanyalah selintas saja, seperti seorang yang berjalan kemudian berteduh di bawah pohon rindang kemudian berjalan lagi”.

Usia ummat Rasulullah Muhammad Shallallohu 'alaihi Wasallam adalah yang paling singkat diantara ummat nabi-nabi terdahulu. Seperti dikisahkan bahwa usia ummat Nabi Adam Alaihissalam adalah rata-rata 3000 tahun. Ummat Nabi Nuh Alaihissalam 950 tahun, dan bahkan ummat Nabi Ibrahim Alaihissalam sekitar 300 tahun. Sedangkan Ummat Nabi Muhammad 'dianugerahi' usia 'hanya' 60 sampai 80 tahun, yah, kalo pinter jaga kesehatan dan BERUNTUNG ya ada deh satu dua yang sampe 100 tahun lebih. Namun itu hanya dipandang dari sisi 'umur duniawi'. Ummat Rasulullah, usia spiritual muslimnya sangat panjang; jika seseorang setiap tahun dalam bulan Ramadhan mendapatkan sekali saja seumur hidupnya malam Lailatul Qadar, maka amal ibadahnya bertambah 1000 bulan (kira-kira 80 tahun). Bayangkan kalo seorang muslim mendapat Lailatul Qadar sepanjang tahun usianya... Allohu Akbar....

OK, balik lagi, Kita ambil rata-rata usianya sama denga usia Rasulullah Muhammad Shallallohu 'alaihi Wasallam, 63 tahun. Dalam QS Al Hajj (47):

"Dan mereka meminta kepadamu (Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya. Dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu."

Di Ayat itu disebutkan bahwa Alloh menunda azab bagi ummat Nabi Muhammad Shallallohu 'alaihi Wasallam. Selain itu disebutkan bahwa satu hari di sisi Alloh adalah senilai dengan 1000 tahun dunia. Mari kita hitung, sesungguhnya berapa lama kita 'meninggalkan' Alloh untuk hidup di dunia?

1000 tahun = 1 hari
500 tahun = 12 jam
250 tahun = 6 jam
125 tahun = 3 jam
5 tahun = 0.12 jam
65 tahun = 1,56 jam = 1jam 33 menit

artinya dengan usia 63 tahun kita sebenarnya "hanya" meninggalkan Alloh untuk "beristirahat di bawah pohon" selama kurang dari 1,5 jam saja. Mari kita pergiat ibadah, hingga usia yang hanya kurang dari 1,5 jam ini dapat membawa hasil yang optimal untuk mendapat Ridho Alloh Subhanahu Wata'alaa.

”Robbana aatina fiddunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qina ‘adzaabannaar”

22 Mei 2011

Tentang Pasar Modal (UTS Version) -lanjutan-

Karena ternyata jawaban nomer 4 dan 5 sangaaaaat panjang saya bikin post baru saja... Ingat, ini jawaban versi lengkapnya. untuk kemudahan belajar, silahkan mengedit dan memperpendeknya masing-masing... Semoga prediksi kali ini tepat sasaran...

4. Hal2 yg mendasar yg hrs diketahui jika ingin berinvestasi di pasar modal dan Mekanisme kerja orang-orang yang terlibat dalam investasi pasar modal
Untuk cara-caranya kurang lebih sama dengan nomor 1.
Beberapa pengetahuan mendasar:

  • Jika calon investor lebih ingin berinvestasi di saham-saham yang baru ditawarkan di Pasar Perdana, pilihlah Perusahaan Efek yang aktif dalam proses Penjaminan Emisi Saham
  • Jika calon investor hanya memerlukan jasa yang paling mendasar dari Perusahaan Efek seperti melaksanakan perintah jual dan/atau perintah beli, pilihlan Perusahaan Efek yang dapat memberikan jasa tersebut secara cepat dan akurat
  • Jika calon investor memerlukan jasa tambahan seperti nasihat dan saran-saran dalam mengambil keputusan investasi, pilihlah Perusahaan Efek yang mempunyai Analis Efek dengan kualifikasi yang baik serta pengalaman yang memadai
  • Sebelum mulai berinvestasi di Pasar Modal, investor harus memahami beberapa faktor di bawah ini:
  1. Dana yang diinvestasikan di pasar modal adalah "dana lebih", bukan dana yang akan digunakan untuk keperluan sehari-hari dan juga bukan dana yang digunakan sebagai dana cadangan atau dana untuk keperluan darurat
  2. Tujuan investasi. Tentukan apa saja tujuan dalam berinvestasi di Pasar Modal, dan buatlah skala prioritas, mana yang paling penting dari sekuan banyak tujuan yang ada
  3. Tingkat toleransi terhadap risiko. Seberapa besar investor bersedia menerima risiko kerugian dalam mencapai tujuan berinvestasi. Tingkat toleran tersebut biasanya ditentukan oleh karakter individu masing-masing investor, umur, pekerjaan, kesehatan, kekayaan dan lainnya
  4. Jangka waktu investasi. Berapa lama investor bersedia menanamkan dananya di Pasar Modal
  • Pilihlah instrumen Pasar Modal yang paling sesuai dengan strategi investasi secara keseluruhan. Investor dapat memulainya dengan jalan mempelajari prospektus para emiten.
  • Bagi investor yang mempunyai keterbatasan baik dalam hal waktu maupun kemampuan dalam menganalisa, perusahaan-perusahaan efek biasanya memberikan jasa profesional untuk melakukan analisa Saham/Obligasi. Laporan Analis biasanya terdiri dari analisa secara fundamental dan juga analisa secara teknikal
  • Kuasai kemampuan mengevaluasi ekonomi makro dan tren industri. Kebijakan-kebijakan tersebut dapat memberikan pengaruh positif, negatif ataupun netral terhadap pendapatan, pengeluaran dan laba perusahaan/emiten, yang pada akhirnya akan mempengaruhi tingkat pengembalian investasi.
  • Kuasai kemampuan membaca laporan keuangan emiten (biasanya disertakan dalam prospektus) secara komprehensif. Memahami makna di setiap perubahan saldo baik di laporan laba rugi, arus kas, maupun neraca.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi orang-orang yang ingin berinvestasi di pasar modal (calon investor):

  1. Jangan membeli efek hanya berdasarkan rayuan lewat telepon, mintalah informasi lebih lanjut secara tertulis sebelum memutuskan untuk membeli.
  2. Hati-hati terhadap bagian pemasaran dari Perusahaan Efek yang mencoba merayu untuk membuat keputusan investasi baik menjual maupun membeli secara terburu-buru.
  3. Jangan membeli efek berdasarkan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya. Akan lebih aman jika memeriksa kebenaran suatu berita. Selain itu perlu diingat bahwa jika membeli atau menjual efek berdasarkan informasi orang dalam (insider information), tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindakan ilegal.
  4. Carilah nasihat dari pihak yang berkompeten, jika tidak mengerti informasi di dalam prospektus atau informasi lainnya.
  5. Jangan percaya pada pihak yang menjamin dengan pasti akan adanya keuntungan.
  6. Periksalah referensi dan latar belakang pihak-pihak yang menawarkan efek.
  7. Ingatlah bahwa kinerja yang bagus di masa lalu tidak menjamin kinerja yang sama di masa depan.
  8. Hati-hatilah dengan instrumen investasi yang kurang likuid. Sadarilah bahwa jika berinvestasi di instrumen demikian, seringkali akan susah untuk menjual kembali karena tidak adanya permintaan.
  9. Pastikan untuk mengerti risiko yang mungkin terjadi jika berinvestasi di efek terutama berinvestasi di instrumen derivatif.
  10. Hati-hati dengan spekulasi.

Orang-orang / pihak-pihak / lembaga-lembaga yang terlibat dalam investasi pasar modal:
1. Emiten adalah badan usaha (perseroan terbatas) yang menerbitkan saham untuk menambah modal atau menerbitkan obligasi untuk mendapatkan pinjaman kepada para investor di Bursa Efek.
2. Perantara Emisi yang meliputi
Penjamin Emisi adalah perantara yang menjamin penjualan emisi, sehingga apabila dari emisi wajib membeli (setidak-tidaknya sementara waktu sebelum laku) agar kebutuhan dana yang diperlukan emiten terpenuhi sesuai rencana.
Akuntan Publik berfungsi untuk memeriksa kondisi keuangan emiten dan memberikan pendapat apakah laporan keuangan yang telah dikeluarkan emiten wajar atau tidak.
Perusahaan Penilai berfungsi untuk memberikan penilaian terhadap emiten, apakah nilai aktiva emiten sudah wajar atau tidak.
3. Badan Pelaksana Pasar Modal adalah badan yang mengatur dan mengawasi jalannya pasar modal, termasuk mencoret emiten (delisting) dari lantai bursa, memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar peraturan pasar modal. Di Indonesia Badan Pelaksana Pasar Modal adalah Bapepam (Badan Pengawas dan Pelaksana Pasar Modal).
4. Bursa Efek merupakan tempat diselenggarakannya kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha. Di Indonesia terdapat dua Bursa Efek, yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dikelola PT Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Surabaya.
5. Perantara Perdagangan Efek
Efek yang diperdagangkan dalam bursa hanya boleh ditransaksikan melaui perantara, yaitu makelar (broker) dan komisioner.
a. Makelar adalah pihak yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan orang lain dengan memperoleh imbalan.
b. Komisioner adalah pihak yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan sendiri atau orang lain dengan memperoleh imbalan.
6. Investor adalah pihak yang menanamkan modalnya dalam bentuk efek di bursa dengan membeli atau menjual kembali efek tersebut.

5. Mengekstrak 3 model penilaian, bagaimana menghasilkan penilaian yang lebih akurat (jika harus memilih)

3 model penilaian:
1. Pedoman Penilaian dengan Pendekatan Aktiva (asset based approach)
Pendekatan aktiva adalah pendekatan yang didasarkan atas data-data yang ada di dalam neraca, dengan cara menyesuaikan nilai dari pos-pos aktiva yang ada didalam neraca. Pendekatan Aktiva (Asset Based Approach) dapat digunakan untuk memperoleh indikasi Nilai dari Nilai suatu perusahaan, Nilai dari Modal yang Diinvestasikan (Invested Capital), Nilai dari struktur permodalan (capital structure), dan/atau Nilai Aset Bersih perusahaan (ekuitas).
Pos kewajiban biasanya tidak disesuaikan karena kewajiban dianggap dalam bagaimanapun tetap harus dibayar sesuai nilai nominal kewajiban tersebut, sedang pos ekuitas akan berubah mengikuti perubahan sisi aktivanya.
Metode yang digunakan dalam Pendekatan Aktiva (Asset Based Approach) adalah sebagai berikut:
1. Metode Penyesuaian Aktiva Bersih (PAB) (Adjusted Net Asset Method (ANAM), Adjusted Book Value Method (ABVM), Net Asset Valuation Method (NAVM), dan Assets Accumulation Method (AAM)); dan/atau
2. Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan (KKP) (Excess Earning Method (EEM)).
Kedua metode ini memiliki perbedaan utama dalam penilaian aktiva tidak berwujud dimana dalam metode PAB (Penilaian Aktiva Bersih) aktiva tidak berwujud wajib diidentifikasi dan dinilai secara individual sedangkan dalam metode KKP (Kapitalisassi Kelebihan Pendapatan) maka aktiva tidak berwujud wajib dinilai secara kolektif (big pot theory of goodwill).
Dalam penggunaanya penilai dapat memilih salah satu di antara kedua metode tersebut namun terdapat beberapa ketentuan menyangkut penggunaan metode-metode tersebut yang telah diatur oleh Bapepam-LK dalam Surat Keputusan No : Kep-340/BL/2009.

2. Pedoman Penilaian dengan Pendekatan Pasar (Market Based Approach)
Di dalam penilaian dengan pendekatan pasar, metode-metode yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

  • Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company Method);
  • Metode Pembanding Perusahaan Merger dan Akusisi (Guideline Merged and Acquired Company Method). 
  • Metode Transaksi Sebelumnya (Prior Transactions Method).

Dalam hal Penilai Usaha tidak dapat menggunakan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company Method) dan Metode Pembanding Perusahaan Merger dan Akusisi (Guideline Merged And Acquired Company Method), maka Penilai Usaha dapat menggunakan Metode Transaksi Sebelumnya (Prior Transactions Method) dengan persyaratan bahwa transaksi yang digunakan sebagai pembanding wajib bersifat wajar (arms-length transaction).

Jika Penilai Usaha menggunakan rasio-rasio penilaian dalam melakukan pembandingan untuk mengkonversi variabel keuangan yang relevan dari Obyek Penilaian, maka Penilai Usaha wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  • Rasio penilaian yang digunakan wajib diterapkan pada Obyek Penilaian secara konsisten terhadap variabel yang sebanding atau relevan dari Obyek Penilaian.
  • Alasan pemilihan dan cara penerapan rasio penilaian yang digunakan wajib dijelaskan dalam Laporan Penilaian Usaha.
  • Dalam hal Penilai Usaha menggunakan rasio-rasio ekuitas (equity multiple), maka wajib mempergunakan rasio-rasio sebagai berikut:
  1. Price to earnings ratio (Rasio P/E) rasio ini dapat diterapkan jika nilai depresiasi tidak merupakan biaya yang signifikan pada unsur biaya.
  2. Price to net cash flow ratio (Rasio P/NCF)
  3. Price to book value ratio (Rasio P/BV) book value atau nilai ekuitas bersih, wajib digunakan jika nilai buku aset perusahaan pembanding telah disesuaikan ke dalam nilai pasar.
  • Dalam hal Penilai Usaha menggunakan rasio nilai pasar terhadap kapital yang diinvestasikan (market value of invested capital) (MVIC), maka untuk memperoleh indikasi nilai ekuitas dari Obyek Penilaian, nilai pasar dari kapital yang diinvestasikan wajib dikurangi terlebih dahulu dengan kapital lain yang lebih utama atau senior.
  • Dalam hal Penilai Usaha menggunakan rasio-rasio investasi maka Penilai Usaha dapat mempergunakan rasio-rasio sebagai berikut:
  1. MVIC to gross cash flow before depreciation and taxes (MVIC /GCF); rasio ini diterapkan jika nilai depresiasi merupakan nilai yang signifikan dan perusahaan mempunyai lebih dari satu kebijakan depresiasi.
  2. MVIC to sales (MVIC/sales); rasio ini diterapkan jika antara Obyek Penilaian dan perusahaan pembanding mempunyai karakteristik usaha yang sama;
  3. MVIC to Earning before interest, taxes, depreciation and amortization (MVIC/EBITDA);
  4. MVIC to Earning before interes and, taxes (MVIC/EBIT); atau
  5. MVIC to Book Value Invested Capital (MVIC/BVIC);
  • Periode pembanding terhadap dari rasio-rasio penilaian dalam laporan keuangan Obyek Penilaian dan perusahaan pembanding wajib sama.
  • Laporan keuangan perusahaan pembanding wajib merupakan laporan keuangan yang diaudit.
  • Rasio-rasio penilaian wajib didukung dengan data yang akurat serta dihitung berdasarkan analisis atas perbandingan fundamental variabel keuangan perusahaan yang menjadi Obyek Penilaian dengan perusahaan pembanding.

Bila Penilai Usaha menggunakan proyeksi keuangan, maka proyeksi keuangan wajib diperoleh dari pihak manajemen dan diungkapkan dalam Laporan Penilaian Usaha.

3. Pedoman Penilaian dengan Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach)
Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) dapat digunakan untuk memperkirakan Nilai dengan mengantisipasi dan mengkuantifikasi kemampuan Obyek Penilaian dalam menghasilkan imbal balik (return) yang akan diterima dimasa datang.

Dalam hal penilaian terhadap suatu kepentingan pemegang saham pengendali dilakukan dengan menggunakan Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach), maka:

  1. Nilai dari aset dan kewajiban non-operasional; atau
  2. Kelebihan atau kekurangan dari aset operasional,

dalam laporan keuangan wajib dikeluarkan dari perhitungan nilai aset operasional, dan wajib ditambahkan pada atau dihapuskan dari nilai entitas operasional.

Metode yang digunakan dalam Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) adalah sebagai berikut:
1) Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method); dan
2) Metode Kapitalisasi Pendapatan (Capitalization of Income Method).

Metode di atas hanya dapat digunakan apabila manajemen Obyek Penilaian telah menyusun rencana usaha yang akan dijadikan sebagai dasar penilaian (business plan based valuation). Namun jika manajemen belum menyusun rencana usaha tersebut, maka Penilai Usaha dapat menyusun rencana usaha dimaksud yang wajib terlebih dahulu disetujui oleh pemberi tugas dan Penilai Usaha wajib bertanggung jawab atas rencana usaha (business plan) yang disusunnya.

Penilai Usaha wajib memiliki keyakinan yang memadai bahwa asumsi yang digunakan dalam penyusunan rencana usaha (business plan) adalah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan. Keyakinan tersebut wajib diungkapkan di dalam Laporan Penilaian Usaha.

Manfaat atau pendapatan ekonomis yang wajib digunakan dalam Pendekatan Pendapatan adalah berupa Arus Kas Bersih (AKB) untuk perusahaan (net or free cash flow for the firm) atau untuk ekuitas (net or free cash flow for the equity).
Biaya Modal yang dipergunakan dalam Pendekatan Pendapatan wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Biaya utang jangka pendek maupun jangka panjang wajib menggunakan data tingkat bunga yang dikeluarkan oleh bank pemerintah.
  • Biaya ekuitas saham preferen wajib menggunakan dividen yang mencerminkan tingkat dividen pasar, maka nilai dividen dicari dari perusahaan terbuka yang sebanding.

Biaya ekuitas untuk saham wajib dihitung melalui:
1) Capital Asset Pricing Model (CAPM); dan/atau
2) Discounted Cash Flow Model (DCF).

Penilai Usaha wajib mengungkapkan hasil penghitungan dari masing-masing metode di atas pada Laporan Penilaian Usaha.

Dalam hal biaya ekuitas untuk saham dihitung menggunakan CAPM, maka Penilai Usaha wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tingkat Imbal Balik bebas risiko (Risk-free rate) wajib menggunakan bunga bebas risiko dari surat berharga jangka menengah yang dikeluarkan oleh pemerintah;
  2. Koefisien Beta yang dipergunakan dalam menghitung CAPM wajib berasal dari data rata-rata industri pada sektor yang sama dengan Obyek Penilaian atau rata-rata beberapa perusahaan pembanding;
  3. Premi risiko ekuitas wajib didasarkan pada data yang dipublikasikan; dan
  4. Risiko spesifik yang melekat pada Obyek Penilaian.

Dalam hal biaya ekuitas untuk saham dihitung dengan menggunakan DCF, maka Penilai Usaha wajib menggunakan perusahaan-perusahaan pembanding yang memiliki nilai pasar ekuitas. Selanjutnya jika Penilai Usaha menggunakan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method/DCF), maka Penilai Usaha melakukan penelaahan atau penyesuaian atas asumsi, keakuratan perhitungan dan kebijakan akuntansi yang digunakan dalam menyusun proyeksi Laporan Keuangan.

Metode DCF dapat digunakan untuk menilai perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan distributor barang dan jasa, serta wajib digunakan untuk menilai Perusahaan yang beroperasi lebih dari satu tahun dan menghasilkan arus kas operasional positif. Penerapan metode ini juga dapat menggunakan model ekuitas (equity model) atau model modal yang diinvestasikan (invested capital model).

Dalam hal menggunakan laporan keuangan tengah tahunan sebagai dasar penilaian, maka Penilai Usaha wajib mengungkapkan dalam Laporan Penilaian Usaha alasan atau dasar digunakannya proyeksi tengah tahunan yang telah disesuaikan.

- Mengenai bagaimana memilih metode yang terbaik saya belum mendapatkan referensinya-

Versi Word 2007 (download 4shared)

Selamat Belajar....

Tentang Pasar Modal (UTS Version)

1. Bgmn transaksi dijalankan di bursa?
  • Sebelum dapat melakukan transaksi, terlebih dahulu investor harus menjadi nasabah di perusahaan efek atau broker saham. Di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat sekitar 120 perusahaan Efek yang menjadi anggota BEI. Pertama kali investor melakukan pembukaan rekening dengan mengisi dokumen pembukaan rekening. Di dalam dokumen pembukaan rekening tersebut memuat identitas nasabah lengkap (termasuk tujuan investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang investasi yang akan dilakukan.
  • Nasabah atau investor dapat melakukan order jual atau beli setelah investor disetujui untuk menjadi nasabah di perusahaan efek yang bersangkutan. Umumnya setiap perusahaan efek mewajibkan kepada nasabahnya untuk mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai jaminan bahwa nasabah tersebut layak melakukan jual beli saham.
  • Perdagangan dilakukan melalui proses tawar menawar secara berkesinambungan (Continuous Auction Market) dalam satuan perdagangan efek. Tawar menawar dilakukan dengan memperhatikan prioritas harga dan waktu (Price and Time Priority). Dalam perdagangan saham, jumlah saham yang dijual-belikan dilakukan dalam satuan perdagangan yang disebut dengan lot, dimana satu lot berarti 500 saham.
Dilihat dari prosesnya, maka urutan perdagangan saham atau Efek lainnya dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Menjadi Nasabah di Perusahaan Efek.
Pada bagian ini, seseorang yang akan menjadi investor terlebih dahulu menjadi nasabah atau membuka rekening di salah satu broker atau Perusahaan Efek. Setelah resmi terdaftar menjadi nasabah, maka investor dapat melakuka kegiatan transaksi.
2. Order dari nasabah.
Kegiatan jual beli saham diawali dengan instruksi yang disampaikan investor kepada broker. Pada tahap ini, perintah atau order dapat dilakukan secara langsung dimana investor datang ke kantor broker atau order disampaikan melalui sarana komunikasi seperti telpon atau sarana komunikasi lainnya.
3. Diteruskan ke Floor Trader.
Setiap order yang masuk ke broker selanjutnya akan diteruskan ke petugas broker tersebut yang berada di lantai bursa atau yang sering disebut floor trader.
4. Masukkan order ke JATS
Floor trader akan memasukkan (entry) semua order yang diterimanya kedalam sistem komputer JATS (Jakarta Automated trading System) . Di lantai bursa, terdapat ratusan terminal JATS yang menjadi sarana entry order-order dari nasabah. Seluruh order yang masuk ke sistem JATS dapat dipantau baik oleh floor trader, petugas di kantor broker dan investor. Dalam tahap ini, terdapat komunikasi antara pihak broker dengan investor agar dapat terpenuhi tujuan order yang disampaikan investor baik untuk beli maupun jual. Termasuk pada tahap ini, berdasarkan perintah investor, floor trader melakukan beberapa perubahan order, seperti perubahan harga penawaran, dan beberapa perubahan lainnya.
5. Transaksi Terjadi (matched).
Pada tahap ini order yang dimasukkan ke sistem JATS bertemu dengan harga yang sesuai dan tercatat di sistem JATS sebagai transaksi yang telah terjadi (done), dalam arti sebuah order beli atau jual telah bertemu dengan harga yang cocok. Pada tahap ini pihak floor trader atau petugas di kantor broker akan memberikan informasi kepada investor bahwa order yang disampaikan telah terpenuhi.
6. Penyelesaian Transaksi (settlement)
Tahap akhir dari sebuah siklus transaksi adalah penyelesaian transaksi atau sering disebut settlement. Investor tidak otomatis mendapatkan hak-haknya karena pada tahap ini dibutuhkan beberapa proses seperti kliring, pemindahbukuan, dan lain-lain hingga akhirnya hak-hak investor terpenuhi, seperti investor yang menjual saham akan mendapatkan uang, sementara investor yang melakukan pembelian saham akan mendapatkan saham. Di BEI, proses penyelesaian transaksi berlangsung selama 3 hari bursa. Artinya jika melakukan transaksi hari ini (T), maka hak-hak kita akan dipenuhi selama 3 hari bursa berikutnya, atau dikenal dengan istilah T + 3.

2. Bgmn langkah2 proses IPO dilakukan?
Dalam proses IPO (proses emisi), Emiten harus menempuh serangkaian tahapan yang cukup. Tahapan-tahapan IPO. Secara garis besar proses IPO dapat dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu: Sebelum Emisi, Selama Emisi, dan Sesudah Emisi.

SEBELUM EMISI:
Persiapan Emisi Efek
  • Sebelum emisi, rencana manajemen perusahaan mencari dana melalui go public mesti dibawa ke forum rapat umum pemegang saham (RUPS) atau rapat umum pe-megang saham luar biasa (RUPS LB) untuk dimintakan persetujuan.
  • Setelah persetujuan diperoleh, emiten kemudian harus mencari dan menunjuk pihak-pihak tertentu untuk menjamin emisi dan membantu menyiapkan kelengkapan dokumen emisi.
  • Pihak-pihak yang terlibat tersebut meliputi perusahaan efek, profesi penunjang dan lembaga penunjang. Perusahaan efek dalam proses IPO bertindak sebagai penja-min dan membantu emisi. Perusahaan efek dapat pula berfungsi sebagai Penjamin Pelaksana Emisi, Penjamin Emisi, sekaligus sebagai Agen Penjual.
  • Profesi penunjang yang diperlukan mencakup:
  1. Akuntan Publik (auditor independen) untuk melakukan audit laporan keuangan 2 tahun terakhir;
  2. Notaris untuk melakukan perubahan atas Anggaran Dasar, membuat akta-akta perjanjian dalam rangka penawaran umum dan juga notulen-notulen rapat;
  3. Konsultan Hukum untuk memberikan pendapat dari segi hukum (legal opinion).
  • Sedangkan lembaga penunjang yang berperan antara lain:
  1. Wali Amanat sebagai wali dari kepentingan investor (untuk emisi obligasi);
  2. Penanggung (Guarantor);
  3. Biro Administrasi Efek;
  4. Kustodian untuk tempat penitipan harta.
  • Persiapan dokumen emisi sendiri terdiri dari:
  1. surat pengantar pernyataan pendaftaran;
  2. prospektus lengkap;
  3. iklan, brosur, edaran;
  4. dokumen lain yang diwajibkan;
  5. rencana jadwal emisi;
  6. konsep surat efek;
  7. laporan keuangan;
  8. rencana penggunaan dana yang dirinci pertahun;
  9. proyeksi jika dicantumkan dalam prospektus;
  10. legal audit;
  11. legal opinion;
  12. riwayat hidup komisaris dan direksi;
  13. perjanjian penjamin emisi;
  14. perjanjian agen penjualan;
  15. perjanjian penanggungan (untuk emisi obligasi);
  16. perjanjian perwaliamanatan (untuk emisi obligasi);
  17. perjanjian dengan bursa efek;
  18. kontrak pengelolaan saham;
  19. kesanggupan emiten untuk menyerahkan semua laporan yang diwajibkan perundangundangan pasar modal;
  20. dan informasi lain yang bukan bagian dari pernyataan pendaftaran yang diminta Bapepam.
Pendaftaran Pernyataan Emisi

  • Setelah semua dokumen yang diperlukan untuk emisi telah lengkap, emiten mengadakan kontrak pendahuluan dengan bursa efek dan menandatangani perjanjian-perjanjian emisi. Khusus penawaran obligasi atau efek hutang lainnya emiten harus mendapatkan terlebih dahulu peringkat dari lembaga pemeringkat efek. Barulah kemudian emiten bersama penjamin emisi menyampaikan pernyataan pendaftaran beserta dokumen-dokumennya kepada Bapepam, sekaligus melakukan ekspose terbatas di Bapepam.
  • Di Bapepam semua dokumen emisi yang telah diterima diperiksa kelengkapannya dan juga dievaluasi, baik dari segi kelengkapannya, kecukupan dan kejelasan informasi, keterbukaan, maupun aspek hukum, akuntansi, keuangan, dan manajemen. Dalam waktu maksimum 45 hari kerja jika Bapepam tidak menyampaikan komentar, permintaan perubahan/tambahan informasi maka Pernyataan Pendaftaran emiten dianggap efektif.


SELAMA EMISI
Selama Masa Penawaran Efek
Pada tahap ini, emiten melakukan aktivitas penawaran efek pada pasar perdana yang sering disebut sebagai IPO (Initial Public Offering), melaksanakan penjualan saham perdana, sampai mencatatkan efek yang dilepas ke publik ke Bursa Efek sehingga investor dapat memperjualbelikan efek yang dimilikinya. Secara garis besar selama periode emisi dibedakan menjadi periode pasar perdana dan periode pasar sekunder.
Penawaran Umum Efek
Periode pasar perdana, mencakup periode mulai dari efek ditawarkan kepada pemodal oleh sindikasi penjamin emisi melalui para agen penjual yang ditunjuk, penjatahan oleh sindikasi penjamin emisi dan emiten, hingga penyerahan efek kepada investor. Jadi sesudah Bapepam menyatakan Pernyataan Pendaftaran efektif, emiten mulai menyediakan prospektus lengkap untuk publik atau calon pembeli dan memuat prospektus ringkas dalam sebuah surat kabar harian atau lebih yang berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional. Pemasangan prospektus ringkas tersebut setidaknya dilakukan 3 hari kerja sebelum masa Penawaran Umum agar calon pembeli dapat mempelajari terlebih dahulu penawaran emiten.
Pada masa Penawaran Umum, calon investor yang tertarik dapat mulai mengajukan pesanan kepada penjamin emisi melalui agen penjualan yang ditunjuknya. Masa ini berlangsung selama minimal 3 hari kerja dan selesai selambat-lambatnya 60 hari setelah efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
Berakhirnya masa penawaran disusul dengan penjatahan efek. Penjatahan efek adalah pengalokasian efek pesanan para investor sesuai dengan jumlah yang tersedia. Jika kemudian ternyata jumlah permintaan efek selama masa Penawaran Umum melebihi jumlah efek yang ditawarkan, diadakan penjatahan khusus oleh manajer penjatahan.
Masa penjatahan berjalan hingga 6 hari kerja setelah berakhirnya masa penawaran. Efek yang sudah dialokasikan kemudian diserahkan kepada investor dalam bentuk surat saham kolektif. Sertifikat tersebut sudah harus tersedia bagi pembeli paling lambat 3 hari kerja sebelum pencatatan. Dalam hal pemesanan investor ditolak sebagian atau seluruhnya (misalnya karena keterbatasan efek yang dijual) atau ternyata terjadi pembatalan penawaran, investor sudah harus menerima pengembalian uang pemesanan dari penjamin emisi atau agen penjualan selambat-lambatnya 4 hari kerja setelah tanggal penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya pembatalan tersebut.

Pencatatan Efek di Bursa
Periode pasar sekunder, yaitu periode pencatatan efek di bursa sampai perdagangan sekunder dimulai. Bapepam mensyaratkan bahwa pencatatan harus dilaksanakan selambat-lambatnya 90 hari sesudah dimulainya masa Penawaran Umum, atau 30 hari sesudah ditutupnya masa Penawaran Umum tersebut, tergantung mana yang lebih dahulu.
Di Bursa Efek Jakarta (BEJ), proses pencatatan efek dimulai dari pengajuan permohonan pencatatan ke bursa oleh emiten, tentunya berdasarkan Persyaratan Pencatatan Efek yang berlaku di BEJ. Persyaratan pencatatan untuk tiap efek berbeda-beda, tetapi persyaratan pertama yang harus dipenuhi dalam melakukan emisi di pasar sekunder adalah terlebih dahulu mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam atas Pernyataan Pendaftaran Emisi emiten.
Persyaratan Pencatatan Saham :

  • Laporan Keuangan diaudit akuntan terdaftar di Bapepam dengan pendapat Wajar Tanpa Kualifikasi (WTK) untuk tahun buku terakhir;
  • Minimal jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1 juta saham;
  • Jumlah pemegang saham minimal 200 pemodal (1 pemodal sekurang-kurangnya 500 saham);
  • Emiten wajib mencatatkan seluruh sahamnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh sepanjang tidak bertentangan dengan kepemilikan asing (maksimal 49% dari jumlah saham yang tercatat di bursa).

Perusahaan emiten telah berdiri dan beroperasi sekurang-kurangnya 3 tahun (suatu perusahaan dinyatakan telah berdiri pada suatu tahun buku bila anggaran dasar perusahaan telah memperoleh pengesahan dari Departemen Kehakiman, sedangkan perusahaan dianggap telah beroperasi apabila memenuhi salah satu ketentuan berikut ini:

  • Telah memperoleh izin/persetujuan tetap dari BKPM
  • Telah memperoleh izin operasional dari Departemen Teknis
  • Secara akuntansi telah mencatat laba/rugi operasional
  • Secara ekonomis telah memperoleh pendapatan/biaya yang berhubungan dengan operasi pokok);
  • Dalam dua tahun buku terakhir emiten memperoleh laba bersih dan laba operasional;
  • Memiliki minimal kekayaan (aktiva) Rp 20 milyar, modal sendiri Rp 7,5 milyar dan modal disetor Rp 2 milyar;
  • Besarnya kapitalisasi bagi perusahaan yang telah melakukan penawaran umum adalah sekurang-kurangnya Rp 4 milyar;
  • Anggota direksi dan komisaris perusahaan emiten memiliki reputasi yang baik.


SESUDAH EMISI
Pelaporan Emisi Efek
Sesudah efek diperdagangkan di pasar sekunder, emiten diwajibkan memberikan pelaporan kepada BEJ dan Bapepam. Pelaporan kepada kedua institusi ini terdiri dari tiga jenis: Laporan Rutin, berupa Laporan Keuangan Tahunan, Laporan Ke-uangan Tengah Tahunan, dan Laporan Triwulanan; Laporan Berkala, yaitu la-poran mengenai terjadinya setiap kejadian penting dan relevan; dan Laporan La-innya, mencakup laporan mengenai perubahan anggaran dasar, rencana RUPS/ RULB, perubahan susunan direksi dan komisaris, dan mengenai penyimpangan proyeksi yang dipublikasikan lebih dari 10%. Laporan Rutin kepada Bapepam bah-kan tidak hanya meliputi ketiga laporan keuangan yang sudah disebutkan tadi, tetapi juga mencakup beberapa laporan lainnya, seperti laporan penggunaan dana hasil emisi.
Seluruh laporan yang disampaikan emiten kepada bursa akan dipublikasikan kepada para investor melalui pengumuman di lantai bursa maupun melalui papan informasi. Dengan demikian investor, terutama investor publik, sebagai pihak yang tidak memiliki akses langsung kepada emiten, dapat mengetahui perkembangan performa emiten sehingga dapat mengambil tindakan yang menguntungkan bagi kegiatan investasinya.

3. Bgmn peraturan terkait prospektus?
Pengetahuan tentang proses IPO hingga sampai pencatatan di Bursa efek tentunya belum cukup karena sebagai calon pembeli IPO investor juga ingin tahu penawaran apa yang diberikan oleh tiap emiten dan apakah penawaran tersebut sesuai dengan harganya. Hal-hal tersebut banyak dijelaskan dalam prospektus.

Prospektus merupakan suatu bentuk promosi emiten atas perusahaannya. Emiten akan memasukkan ke dalam prospektus informasi-informasi yang relevan dengan bisnis perusahaan sebagaimana yang disyaratkan oleh Bapepam, dengan harapan dapat menarik banyak calon investor.

Berikut ini diuraikan beberapa indikator dalam prospektus yang perlu dicermati.
 Siapa berada di belakang Penawaran Umum (IPO)?
Pada bagian bawah sampul prospektus tertera nama Penjamin Pelaksana Emisi beserta nama-nama Penjamin Emisi yang membantu berlangsungnya emisi efek emiten yang bersangkutan.
 IPO bertujuan untuk pengembangan usaha atau membayar hutang?
Perlu berhati-hati apabila emiten menggunakan mayoritas dana yang diperolehnya dari hasil penawaran umum (IPO) untuk melunasi hutang perusahaan atau untuk membayar dividen yang besar jumlahnya kepada investor pra IPO.
 Sehatkah Perusahaan (emiten) tersebut?
Apabila pendapatan emiten pada tahun fiskal terakhir turun dari periode tahun sebelumnya, mungkin ini waktunya untuk menampik penawaran ini. Seharusnya apabila emiten ingin Go Public, perusahaan sedang berada dalam pertumbuhan yang cukup signifikan/baik.
 Risiko dan Prospek Usaha
Nilai IPO biasanya turun setelah emiten mengumumkan kehilangannya atas salah satu konsumen utama. Tetapi seperti tanda peringatan lainnya, beberapa pengecualian berlaku.
 Periksa Nilai Investasi Anda
Para investor sebelum IPO senang apabila IPO dihargai lebih tinggi dari investasi awal mereka sehingga dapat merealisasikan return yang besar, bisa jadi hingga sepuluh kali lipat.

Peraturan-peraturan terkait Prospektus yang ada di Bapeppam adalah:
 UU No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal Bab IX Bagian Ketiga Tentang Prospektus dan Pengumuman
Pasal 78:
1. Setiap Prospektus dilarang memuat keterangan yang tidak benar tentang Fakta Material atau tidak memuat keterangan yang benar tentang Fakta Material yang diperlukan agar Prospektus tidak memberikan gambaran yang menyesatkan.
2. Setiap Pihak dilarang menyatakan, baik langsung maupun tidak langsung, bahwa Bapepam telah menyetujui, mengizinkan, atau mengesahkan suatu Efek, atau telah melakukan penelitian atas berbagai segi keunggulan atau kelemahan dari suatu Efek.
3. Ketentuan mengenai Prospektus diatur lebih lanjut oleh Bapepam.
Penjelasan Pasal 78 Ayat 3
Yang dimaksud dengan "ketentuan mengenai Prospektus" dalam ayat ini, antara lain mengenai bentuk dan isi Prospektus.
Prospektus tersebut sekurang-kurangnya memuat:
a. uraian tentang Penawaran Umum;
b. tujuan dan penggunaan dana Penawaran Umum;
c. analisis dan pembahasan mengenai kegiatan dan keuangan;
d. risiko usaha;
e. data keuangan;
f. keterangan dari segi hukum;
g. informasi mengenai pemesanan pembelian Efek; dan
h. keterangan tentang anggaran dasar.

 Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEP-41/PM/2000 Tentang Perubahan Peraturan Nomor IX.A.8 Tentang Prospektus Awal Dan Info Memo (download pdf)

 Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEP-51/PM/1996 Tentang Pedoman Mengenai Bentuk Dan Isi Prospektus Dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum (download pdf)
(download pdf-nya bisa diganti sendiri angkanya sampe IX.C.14 untuk jenis2 pelaku pasar modal lainnya)

4. Hal2 yg mendasar yg hrs diketahui jika ingin berinvestasi di pasar modal dan Mekanisme kerja orang-orang yang terlibat dalam investasi pasar modal


(dalam proses pembuatan...)

20 Mei 2011

Tentang Ramalan Meleset

Orang kalo ga punya besik (basic -red) dukun itu mbok gak usah sok-sok ngeramal, prediksi, nerawang.... Cumi... Cumi... kamu itu kok gak kapok-kapoknya mencoba menerka soal UTS yang akan keluar....


Lha, bahannya 4 kwintal e mas.... meskipun saya ganteng, otak saya yang cuma seupil ini tiadalah sanggup menampung semuanya. Hhhh... cukuuuup...

Hari ini dimulai semalam... Ketika salah satu rekan seperjuangan membagikan 12 halaman sakti mata kuliah yang akan diujikan siangnya. Halaman sakti adalah istilah 'unyu' untuk hasil rangkuman materi kuliah yang akan diujikan, merujuk kepada kitab-kitab sakti para pendekar kualat. Berbekal 12 halaman sakti itu saya merasa yakin akan mampu menguasainya pada esok harinya (paginya), karena UTS dimulai pukul 2 siang. Masuk akal (menurut saya).

Paginya, rencana belajar dimulai... ketika melihat 12 halaman sakti itu, alamak jang! 12 halaman itu FULL... 2 Kolom... Tulisan semua (ada sih gambarnya, TAPI GAMBAR TULISAN JUGA).... Dan yang paling parah.... SEMUANYA PATUT DICURIGAI AKAN KELUAR UJIAN..... ebuseeet.... 12 halaman ini harus kelar dalam 4 jam. Akhirnya saya berinisiatif untuk membuat prediksi soal... huahahahaha.... pongah sekali kau anak muda.....

8 prediksi soal terbuatlah.... dengan copy-paste selesailah ringkasan halaman sakti tadi menjadi 3 halaman (mencoba) sakti. Lalu... masukkan ke henpon.... Gak... gak untuk nyontek.... cuma buat dibaca-baca, karena saya tidak bawa si pico.

Daaaaaaaaaaaannnn.... prediksi saya gagal total! Gak juga sih... cuma 4 yang keluar... siyaaaaaaaal.... akhirnya 4 soal lainnya saya terpaksa mengandalkan memori scanning sewaktu membuat 3 halaman (gagal) sakti tadi. Mmm... kalo ga salah dosennya pernah bilang "kalau tidak bisa, jangan dipaksakan..." kan ya..... kan? kan?? KAAAN?????

Pelajaran hari ini: Kalo dosen kaga ngasih kisi2, JANGAN COBA2 BUAT SENDIRI, CUMI!!!!!!

10 Mei 2011

Wong Pajak kok Kere?

Ironis? Ah, bagi saya itu pertanyaan satir. Kere menurut mereka itu 'hanya' masalah belum punya mobil, rumah, dan harta-harta lain. Saya sih ga merasa kere. Karena saya merasa bisa menghidupi anak istri saya dengan cukup layak. Bahkan sesekali saya mampu mengirim orang tua saya beberapa rupiah.

Para penanya ini sedikit banyak berkaca pada sang Phenomenon Gayus HP Tambunan. Menurut mereka, begitulah idealnya seorang pegawai pajak karena sehari-hari berkecimpung dengan UANG. Hah! Ini yang sering membuat saya tertawa. Bisa-bisanya mereka 'menuduh' pegawai DJP itu bermandikan uang Pajak yang mereka bayarkan setiap hari.

"Ah kalau uang pajak kita dikorupsi sama orang pajak terus, buat apa kita bayar pajak?" Hohoho... Sebagai warga negara, tentu semua sadar akan kewajiban membayar pajak dan tentu juga berharap agar pajak yang sudah kita bayarkan dapat dikelola dengan benar, agar mampu menggerakkan negara dan memberikan kesejahteraan bersama. Namun, ga bisa dipungkiri juga, bahwa munculnya praktik penggelapan pajak seperti kasus Gayus Tambunan, sungguh menyakiti hati masyarakat. Sebuah dilema antara sebuah kepatuhan melaksanakan kewajiban dan kekecewaan akibat pengkhianatan oknum pemungut pajak.

Tapi sepanjang pengamatan saya selama ini menjadi pegawai pajak, praktek-praktek semacam itu TIDAK AKAN terjadi apabila tak ada niat dari si Wajib Pajak itu sendiri. Anda lihat, ada berapa saksi dari pihak Wajib Pajak yang merasa dirugikan Bang Gayus? TIDAK ADA. Karena mereka sendiri pun sebenarnya menikmati 'hasil' dari praktek ilegalnya. Sudah jadi rahasia umum kalau mayoritas penduduk Indonesia ini masyarakat yang berfikiran "kalau bisa mudah, kenapa harus dipersulit?"

Pajak saat ini menjadi andalan penerimaan bagi negara. Sebelum tahun 2000, kontribusi pajak hanya berada pada kisaran 60 persen. Kini pajak menjadi sumber pemasukan utama bagi anggaran pendapatan dan belanja negara. Pada APBN 2008, pajak memberikan kontribusi 68,3 persen dari total penerimaan negara atau Rp 609,22 triliun. Pada APBN 2009, penerimaan dari pajak meningkat menjadi 71,1 persen dari total penerimaan negara atau Rp 726,28 triliun. Sudah jelas terihat bagaimana VITAL nya pajak dalam membiayai pembangunan bangsa. Itulah sebabnya, setiap warga negara, baik pribadi maupun kelompok, seharusnya sadar dan yakin bahwa membayar pajak adalah suatu kewajiban (obligation) yang harus ditaati karena terkait langsung dengan nasib hidup negaranya. Kepatuhan atau ketaatan membayar pajak berarti kepatuhan terhadap pemerintah / negara sebagai penyelenggara kepentingan umum.

Ada berbagai alasan masyarakat sebagai wajib pajak menolak atau menghindari membayar pajak, diantaranya masih minimnya penghasilan, akan berkurangnya harta, tidak jelasnya distribusi pajak, dan kekhawatiran terjadinya penggelapan pajak. Alasan terakhir ini bersifat luas. Selain penggelapan pajak seperti yang dilakukan Gayus, pemborosan anggaran pun bisa dikategorikan penggelapan pajak. Daaaaan, 'uniknya' tetap saja 'orang pajak' yang disalahkan. Ga percaya? pernah dengar ungkapan "udah bayar pajak kok jalanan masih berlubang? Dikemanain uangnya oleh orang pajak?".

Lantas, apakah kemudian dijadikan sebuah alasan pembenar melakukan boikot dan keengganan membayar pajak ? Tentu tidak, perlu solusi yang cerdas, dengan kesadaran bersama melaksanakan kewajiban, selain itu harus ada transparansi pendistribusian hasil pajak dan perlunya pengawasan yang ketat bagi para petugas pajak. Pengawasan tidak hanya internal, melainkan juga eksternal. Dibutuhkan peran masyarakat untuk mengawasi dan diperlukan peningkatan akuntabilitas bagi Direktorat Jenderal Pajak, dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah tentang adanya audit dari BPK atau lembaga lain yang berkompeten. Jadi, tidak perlu ada lagi dilematisasi bagi wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak.

Lalu saya (dan kebanyakan pegawai-pegawai pajak lainnya)? Biarlah kami menerima pertanyaan seperti di judul dengan legowo. Memang ini sudah menjadi buah simalakama. Kalo kaya dicibir, kalo ga kaya malah 'ditumbenin'. Hahaha.... sak karepe lah....

04 Mei 2011

UNO me so well

Siapa sih yang ga kenal permainan kartu UNO? permainan ini udah jadi satu tradisi baru bahkan di kalangan orang-orang dewasa. Permainan ini kalau saya nilai lebih menarik dari permainan kartu remi karena unsur-unsur kejutannya yang cukup bisa mempermainkan perasaan. Ya, menurut pengamatan saya, emosi pun turut andil selama permainan UNO berlangsung. Sedih, gembira, puas, dendam, sakit hati, benci, cinta (halah), bisa saja muncul dalam permainan ini.


Sebenernya siapa sih orang yang bertanggung jawab nyiptain UNO? Uno diciptakan pada tahun 1971 oleh seorang pria bernama Merle Robbins. UNO sendiri dalam bahasa spanyol artinya "satu". Lalu, Merle Robbins menjual royalti UNO ke Mattel (sebuah perusahaan mainan) pada 1992 seharga kurang lebih $50.000, dan akhirnya berkembang menjadi beberapa versi permainan, disamping kartu. Mungkin yang populer setelahnya adalah UNO stacko. ingat?

apa enaknya sih maen UNO? cara maen kartu UNO berbeda jauh sama maen kartu remi ato domino. bagi yang tau maen crazy eight, ni cara maennya hampir mirip lah.

Satu set kartu umumnya terdiri dari:
19 Blue Cards - 0 to 9
19 Green Cards - 0 to 9
19 Red Cards - 0 to 9
19 Yellow Cards - 0 to 9
8 Draw Two Cards - 2 Each in Blue, Green, Red and Yellow
8 Reverse Cards - 2 Each in Blue, Green, Red and Yellow
8 Skip Cards - 2 Each in Blue, Green, Red and Yellow
4 Wild Cards
4 Wild Draw Four Cards

Jangan sampe kurang, karena permainan ga asik lagi kalo ada kartu yang kurang. Trus gimana maeninnya? Gampil! Pertama bagiin 7 kartu untuk tiap pemain. Oh iya, UNO ini bisa dimaenin 2-10 pemain. Maen sendirian sih bisa. tapi tar jadi kaya rada ga waras gitu deh. Tiap pemain ngeluarin kartu-kartu sesuai warna ato angka kartu yang terakhir dibuka. lalu ada kartu-kartu spesial:

Draw Two Card (dalam UNO versi lama disebut "D cards"). pemain setelahnya, wajib mengambil 2 kartu dari tumpukan. Dalam beberapa versi peraturan, kartu ini dapat diteruskan dengan menurunkan kartu Draw Two Cards lainnya, sampai pemain terakhir gagal meneruskan dan terpaksa mengambil sejumlah akumulasi Draw Two Cards yang telah diturunkan (pathetic!)

Reverse Cards (versi lama menyebutnya "R cards"). Urutan pemain berbalik. As simple as that.

Skip Cards ("S cards"). Simpel juga. Pemain urutan setelahnya dilewati. Versi lain permainan ini Skip Cards dapat didouble, namun tetap pemain yang dilewati adalah pemain setelah kartu terakhir. Tidak kumuatif (hanya satu pemain yang dilewati).

S, R, dan D Cards harus diturunkan sesuai dengan warna kartu yang diturunkan sebelumnya.

Lalu ada juga wild cards. Wild Cards ini juga ada 2:
Wild Cards biasa, yang hanya mengganti warna kartu sesuai keinginan si penurun kartu.

Wild Draw Four Cards. Ini yang paling kejam. Udah ngeganti warna kartu semena-mena, pake ngasih warisan pemain urutan setelahnya kudu ngambil 4 kartu pula. Malah, dalam beberapa versi peraturan kartu ini bisa ditimpa dengan kartu yang sama. bayangin kalo sampe 4 Wild Draw Four Cards kompakan turun. Apa ga nangis koprol tuh pemain ngambil 16 kartu? T_T

Lalu apalagi yang harus diketahui dari permainan UNO? Peraturan dasar UNO gampang. Siapa duluan abis dia yang menang. Trus, kalo pemain ga punya kartu dengan warna atau angka sesuai kartu yang turun terakhir, dia kudu "nyangkul" di tumpukan kartu. Versi peraturan lain bukan 'mencari pemenang' namun malah 'mencari pecundang'. Alih-alih memuja pemain yang pertama habis, versi ini malah lebih menikmati menghujat si pemain terakhir.  Hahaha... CULAS!

OK, kita bahas peraturan versi aslinya aja deh. dalam versi aslinya, pemenang ditentukan dengan skor. Kita mencari si pemenang, a.k.a. yang duluan habis. Si pemenang ini otomatis akan mendapat skor 0. lho? Iya, pada akhirnya pemenang ditentukan dengan skor yang paling sedikit. Lalu gimana yang ga habis? pemain dengan sisa kartu di tangan akan dihitung berdasarkan 'nilai kartunya'.

kartu angka dihitung sesuai angkanya
kartu huruf (D, S, dan R cards) akan dihitung 20 poin
kartu Wild Cards dihitung 40 poin
kartu Wild Draw Four Cards dihitung 50 poin.

Pemenang akan ditentukan saat ada pemain yag udah mencapai angka 500. Dan pemain dengan skor terkecil lah yang memenangkan permainan.

Beberapa peraturan tambahan:
Pemain bisa memilih untuk menurunkan kartu atau nyangkul. Kalo kartu yang dicangkul dapat dimainkan, maka pemain hanya bisa menurunkan kartu yang 'dicangkul'. Artinya, tidak boleh memilih kartu lain selain yang dicangkul untuk diturunkan.

Pemain harus berkata "Uno!" ketika menurunkan kartu sehingga tersisa 1 kartu lagi di tangan. Pemain yang gagal berkata "Uno!" dapat 'ditembak' pemain lain dengan berkata "Uno!" sambil menunjuk pemain yang lupa. Jika terjadi demikian pemain yang gagal berkata tadi diharuskan mengambil 2 kartu dari tumpukan. Duh, ga jadi menang deh. Tapi ada batasan-batasannya. Pemain boleh 'ditembak' ketika kartunya sudah sampai di meja. Dan pemain dapat ditembak hanya sebelum pemain berikutnya berjalan. Ketika pemain setelahnya telah menurunkan kartu, maka pemain yang lupa tadi sudah tidak boleh ditembak. Fair Enough.

Wild Draw Four Cards hanya dapat diturunkan jika tidak ada lagi kartu yang dapat dimainkan di tangan. Jika dimainkan, maka pemain yang diharuskan mengambil 4 kartu  dapat menantang dengan berkata "challenge!" Pemain yang ditantang harus memperlihatkan kartu di tangannya kepada pemain yang menantang. Jika terbukti bersalah, maka pemain tersebut harus mengambil 4 kartu. Jika Wild Draw Four Cards dimainkan dengan legal, maka si penantang diharuskan mengambil 2 kartu sebagai tambahan 4 kartu yang harus diambil semula.

Pemain yang salah 'menembak' pemain lain yang belum "Uno!" (kartu pemain belum tersisa 1), diharuskan mengambil 2 kartu dari tumpukan. Makanya semua pemain diharuskan memegang kartunya di tempat yang terlihat semua pemain. terutama jumlah kartunya. Dilarang menumpuk kartu sehingga tidak terlihat jumlahnya.

Saya rasa itu saja yang perlu diketahui tentang UNO. Cobalah, saya jamin anda akan ketagihan. UNO memang know me so well.....

21 April 2011

FRIEND or FOE, Which One Is You?


Mari saya bagi imajinasi saya tentang Mahasiswa. Kata ‘Maha’ menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti sangat, amat, teramat. Bagi saya kata mahasiswa ini spesial. Karena berarti kitalah pemuncak dari semua siswa. Sedikit congkak! Tidak perlu diperdebatkan sebenarnya. Karena konteks selanjutnya adalah mahasiswa merupakan super-duper-mega-ultra-nya-siswa yang berarti diharuskan untuk lebih segala-galanya dari ‘hanya’ siswa. Lebih disiplin, lebih terampil, dan tentu saja ketika dimana siswa hanya dituntut untuk mengerti, mahasiswa diharapkan harus lebih bisa mengembangkan pola pikir.

Entah kenapa begitu saya memikirkan kata mahasiswa, kata pertama yang berhasil saya hubungkan adalah BEBAS. Bosan dengan kalimat ‘bebas bertanggung jawab’? Ya, saya menemukan kata-kata lain: ‘bebas bersyarat’. Mahasiswa bebas mengeluarkan pendapatnya asal memenuhi syarat-syarat ‘fiktif’ yang saya rasa, meskipun saya menciptakannya sendiri, akan dapat diamini sebagian besar mahasiswa lain. Syarat utama yang saya tekankan adalah Takut Salah. Dengan menyandang syarat ini saya mengharapkan para pemberi opini akan berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat. Pengekang? Tidak, menurut saya. Hanya penakut yang berkata seperti itu. Apakah anda pikir para spekulan dan para risktaker itu tidak takut salah? Mereka hanya cukup bersiap meminimalkan kerugian jika kesalahan itu terjadi. Itu syarat keduanya: Jangan membawa orang lain dalam kesalahanmu.

Lalu bagaimana agar tidak salah? Disinilah gelar mahasiswa dipertaruhkan. Ketika sesuatu dipertaruhkan, maka sumber daya diperlukan untuk memaksimalkan usaha. Anda-anda (dan juga saya) diwajibkan menggunakan seluruh intelejensi dan pengalaman anda untuk menganalisa dan mengembangkan ide-ide brilian dan opini anda. Namun ada kalanya penikmat opini anda adalah pihak-pihak yang tidak senang, dan tentu saja kritik dan bahkan mungkin hujatan akan bertebaran atas opini yang anda utarakan. Tetap cool, jangan pakai emosi. Nikmati saja. Dasar Gila! Memang. Itulah nikmatnya jadi mahasiswa. Batas antara kegilaan dan inspirasi itu bahkan tidak lebih tebal dari kertas HVS 60gr ukuran quarto. Mungkin saya perlu ingatkan lagi ide ‘air dalam kemasan’ yang diusung AQUA. Ciptakan ide anda untuk rakyat, untuk pejabat, bahkan untuk negara ini.

Tentu saja, Mahasiswa, menurut saya, memerlukan syarat terakhir ini yaitu LAKUKAN! Ide anda hanya sebatas ide jika tidak diutarakan. Biarkan para media massa melakukan tugasnya. Menurut hemat saya, koran adalah media yang paling unik untuk menuangkan opini. Semua golongan menikmatinya. Cerdas-cerdaslah memilih kata untuk menarik perhatian pembaca. Untuk hal ini, saya percaya mahasiswa adalah jagonya! Ya, betul. Pengalaman saya pribadi saat ujian teori. :D

Oke, kita singkat saja syarat-syarat yang saya utarakan tadi dengan FRIEND (Fear, Risk, Intelligence, Emotionless, Nut, Do!). Lalu, ada pantangannya tidak? Ada, menurut saya. Kalau tadi saya memakai istilah FRIEND sebagai hal yang harus diperhatikan, maka saya memilih istilah FOE untuk hal yang semestinya dihindari dalam mengeluarkan pendapat di media. F untuk Flame. Jangan memancing keributan. Gunakan istilah-istilah halus dalam mengungkapkan pendapat. Tegas boleh, Sedikit keras mungkin diperlukan, namun jangan sampai ketegasan yang digunakan malah membuat kacau suasana. Memancing kemarahan, dan bahkan menyebabkan perpecahan.

Lalu huruf O untuk Over. Over Confidence, Over React, Over Estimate. Tak perlu saya jelaskan lagi tentang hal ini. Tak perlu semua diungkapkan. Orang bijak berkata, “ketahui semua yang kau katakan, tapi jangan katakan semua yang kau ketahui”. Seperti kata Vety Vera, yang sedang-sedang saja.

Yang terakhir, E untuk Extravagant. Tak perlu berlebih-lebihan. Tetaplah dalam koridor sebagai mahasiswa. Apapun yang kau katakan, kau adalah seorang mahasiswa. Belajar adalah tugasmu. Ini juga berefek terbalik. Tak peduli dimanapun Kita mendulang ilmu, kita adalah MAHASISWA. Kita pencetus ide-ide yang mungkin suatu hari dapat mengubah bangsa, atau mungkin DUNIA. Tetap berkarya, para mahasiswa! Kita adalah agen perubahan. Semua ada di tangan kita. FRIEND or FOE, which one is you?

27 Maret 2011

Tentang Sejarah Audit Manajemen [copas]

Auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seseorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan (Arens & Leobbecke ; 1998) sedangkan menurut R.K Mautz,Husain A sharaf ;1993 mendefinisikan auditing sebagai rangkaian praktek dan prosedur, metode dan teknik, suatu cara yanghanya sedikit butuh penjelasan, diskripsi, rekonsiliasi dan argumen yang biasanya menggumpal sebagai teori.

Selanjutnya Mulyadi & Kanaka Puradiredja (1998) mendifinisikan auditing adalah proses sistematis untuk mempelajari dan mengevaluasi bukti secara objektip mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

Audit dilakukan untuk mengelola dan mengkonfirmasi kebenaran prosedur akuntansi perusahaan. Audit berkembang sebagai kebutuhan bisnis setelah menjadi jelas bahwa bentuk standar akuntansi harus ada untuk menghindari penipuan. Ini telah berkembang menjadi bidang standar namun kompleks yang dianggap sebagai prosedur penting dalam pengelolaan keuangan usaha.

Audit merupakan cabang dari pengelolaan keuangan yang bersangkutan dengan menilai status keuangan internal bisnis. Audit adalah evaluasi kemampuan keuangan perusahaan. Perusahaan menyiapkan laporan keuangan kegiatan mereka, yang mewakili kinerja mereka secara keseluruhan. Laporan keuangan adalah dievaluasi oleh auditor, yang menilai mereka sesuai dengan standar industri yang berlaku umum.

Mereka diperiksa untuk akurasi dan keadilan dalam laporan mereka. Perusahaan diharapkan untuk lulus audit mereka, sebagai hasil yang sangat penting untuk reputasi perusahaan dan sukses. Audit sangat berharga bagi afiliasi eksternal perusahaan, seperti pemegang saham dan investor, karena mereka memberikan jaminan ekstra pilihan dalam investasi ketika masalah timbul.

Menurut catatan seorang ahli sejarah akuntansi, dikatakan bahwa : “ Asal usul auditing dimulai lebih awal dibandingkan dengan asal usul akuntansi. Ketika kemajuan peradaban membawa pada kebutuhan akan adanya orang yang dalam batas tertentu dipercaya untuk mengelola harta milik orang lain, maka dipandang patut untuk melakukan pengecekan atas kesetiaan orang tersebut, sehingga semuanya akan menjadi jelas”.

Dikatakan bahwa penguasa Mesir purba melakukan pemeriksaan independent dan atas catatan penerimaan pajak, orang-orang Yunani kuno melakukan pemeriksaan atas rekening pejabat public, sedangkan orang Romawi membandingkan antara pengeluaran dengan otorisasi pembayaran, sementara para bangsawan penghuni puri di Inggris menunjuk auditor untuk melakukan review atas catatan akuntansi dan laporan yang disiapkan oleh para pelayan mereka.

Awal audit terhadap perusahaan dapat dikaitkan dengan perundang-undangan Inggris selama revolusi industri pada pertengahan tahun 1800-an. Kemajuan teknologi transportasi dan industri telah menimbulkan skala ekonomi dan perusahaan yang lebih besar, munculnya manajer professional, serta pertumbuhan kepemilikan perusahaan oleh banyak orang.

Pada awalnya audit terhadap perusahaan harus dilakukan oleh satu atau lebih pemegang saham yang bukan merupakan pejabat perusahaan, serta mereka yang ditunjuk oleh pemegang saham lainnya sebagai perwakilan pemegang saham. Profesi akuntansi segera bangkit dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan pasar serta perundang-undangan yang segera direvisi, sehingga memungkinkan orang yang bukan pemegang saham dapat melakukan audit. Hal ini mendorong munculnya berbagai formasi kantor-kantor audit. Beberapa diantara kantor-kantor auditor Inggris Kuno seperti Deloitte & Co, Peat Marwick, & Mitchell, dan Price Waterhouse & Co. yang masih dapat ditelusuri samapai saat ini serta masih membuka praktik di USA ataupun diluar USA.

Pengaruh Inggris juga turut bermigrasi ke Amerika Serikat pada akhir tahun 1800-an ketika para investor Inggris dan Skotlandia mengirimkan para Auditornya sendiri untuk memeriksa kondisi perusahaan-perusahaan Amerika, tempat mereka telah berinvestasi dalam jumlah yang sangat besar. Secara khusus mereka melakukan investasi dalam saham pabrik pembuatan bir dan perkeretaapian. Focus awal audit ini mula-mula adalah untuk menemukan penyimpangan dalam akun neraca serta menangkal pertumbuhan kecurangan yang berkaitan dengan meningkatnya fenomena manajer professional serta pemilik saham yang pasif.

Audit ada terutama sebagai metode untuk mempertahankan akuntansi pemerintah, dan pencatatan adalah andalannya. Itu tidak sampai datangnya Revolusi Industri, 1750-1850, audit yang mulai evolusi menjadi bidang deteksi penipuan dan pertanggungjawaban keuangan. Bisnis diperluas selama periode ini, sehingga posisi pekerjaan yang meningkat antara pemilik kepada pelanggan. Manajemen dipekerjakan untuk mengoperasikan bisnis di absen pemilik, dan pemilik menemukan kebutuhan yang meningkat untuk memantau kegiatan keuangan mereka, baik untuk akurasi dan untuk pencegahan penipuan.

Pada awal abad 20, praktek pelaporan auditor, yang melibatkan menyampaikan laporan tentang tugas dan temuan, adalah standar sebagai “Laporan Auditor Independen. Peningkatan permintaan auditor mengarah pada pengembangan proses pengujian. Auditor mengembangkan cara strategis untuk memilih kasus penting sebagai wakil kinerja perusahaan secara keseluruhan. Ini merupakan alternatif untuk memeriksa setiap kasus secara rinci, dan itu membutuhkan waktu yang relatif singkat dari standar audit.

Standar audit berbeda antara Amerika dan Inggris. Audit Amerika terus berkembang jauh bukan semata-mata metode untuk mendeteksi kesalahan dan penipuan, sementara Inggris terus ini sebagai fungsi utamanya. Sekarang, baik di Amerika dan Inggris, audit adalah cara standar menyediakan pemantauan integritas keuangan bisnis. Praktek pelaporan yang wajar digunakan untuk menganalisis laporan keuangan mereka. Audit memberikan umpan balik tentang informasi keuangan perusahaan dan pelaporan, serta analisis dari setiap aktivitas penipuan, potensi dan aktual.

Pengujian sekarang adalah standar industri untuk melakukan audit. Hal ini hanya bila kesalahan kotor dan aktivitas penipuan ditemukan bahwa audit rinci dilakukan. Audit juga memerintahkan kebutuhan untuk merumuskan tindakan pencegahan memantau kegiatan keuangan dalam bisnis untuk mengurangi kebutuhan audit sering dan untuk memberikan disederhanakan tindak lanjut, seharusnya kebutuhan audit muncul. Sebagai usaha peningkatan dalam kompleksitas, audit berbasis risiko muncul untuk membuat audit yang lebih efisien dan ekonomis daripada sebelumnya. Audit berbasis risiko sebenarnya menilai kebutuhan audit, berdasarkan informasi dalam laporan keuangan. Jika perbedaan banyak ditemukan, maka diputuskan untuk melakukan audit kegiatan keuangan.

Audit sekarang metode menilai laporan keuangan suatu bisnis, dengan wawasan tentang keberhasilan sebagai sebuah perusahaan. Ini adalah profesi yang sangat membosankan dan terlibat dalam permintaan yang tinggi. Karena biaya kompetitif, audit kini dilakukan dengan cara yang lebih ramping dan efisien. Mereka dimaksudkan untuk menawarkan koreksi perusahaan-perusahaan dalam kegiatan mereka dan memberi nasihat kepada mereka tentang bagaimana menghindari misreports keuangan di masa depan.


artikel diambil dari sini.